• KPU Mengucapkan terima kasih atas partisipasi anda yang telah menggunakan HAK PILIH dalam Pemilihan Presiden tahun 2014 •
Home >> Informasi >> Berita
   

Berita

Ferdhiman: DPT Berkurang karena Ada Data Dihapus
16 Januari 20130
Penulis :

Penurunan jumlah pemilih untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub) 2013 mencapai lebih 4,1 juta, dari 36,64 juta berdasarkan DP4 (data penduduk potensial pemilih pemilu) menjadi 32,53 juta sesuai DPT (daftar pemilih tetap) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar), merupakan akibat adanya data yang sengaja dihapus karena meninggal dunia, data fiktif, masuk anggota TNI/Polri, pindah alamat, terdaftar ganda, dan lain sebagainya.

Faktor paling menonjol terjadinya selisih kurang yang cukup signifikan antara jumlah pemilih berdasarkan DP4 dengan DPT tersebut, adalah pindah alamat yang menyebabkan penurunan angkanya mencapai 44,25 persen. Sedangkan karena meninggal dunia sebanyak 14,75 persen, data fiktif 9,98 persen, menjadi TNI/Polri 0,31 persen, terdaftar ganda 26 persen, dan lain-lain 4,73 persen.     
       
Alasan penurunan berikut “Grafik Prosentase Data Dihapus di Jawa Barat”  tersebut disampaikan Komisioner KPU Jabar selaku Ketua Pokja Sosialisasi dan Pendataan Pemilih Pilgub 2013, Ferdhiman, pada rapat pleno terbuka penetapan DPT di Sekretariat KPU Jabar Jl. Garut No. 11 Bandung, Selasa (15/1|), yang dihadiri komisioner KPU kabupaten/kota se-Jawa Barat, tim kampanye dari 5 pasangan calon, para petugas dan Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jabar Dadan Firdaus.    

Didampingi Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat serta rekan komisioner lainnya yaitu Teten Setiawan, Iin Endah Setiawati, Achmad Heri, dan Sekretaris KPU Jabar Heri Suherman, ia menjelaskan DPT yang ditetapkan di KPU provinsi merupakan hasil kerja keras PPDP (Petugas pemutakhiran Data Pemilih) di PPS (Panitia Pemungutan Suara) yang direkap oleh PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan kemudian diserahkan ke KPU kab/kota masing-masing.     

Perjalanan panjang pelaksanaan pemutakhiran data pemilih dari DP4 untuk ditetapkan menjadi DPS (daftar pemilih sementara), selanjutnya diadakan dikoreksi dan diperbaiki menjadi DPT hasil perubahan, ditetapkan terlebih dulu dalam rapat pleno KPU kab/kota sebelum penetapannya di tingkat provinsi, diakui Ferdhiman memang pada prinsipnya berada dalam kendali KPU Jabar.

“KPU Jabar sendiri memiliki tiga hal yang dilakukan, yaitu penyesuaian jadwal dan waktu agar sesuai dengan tahapannya, proses penyelenggaraan Pilgub 2013 secara terbuka atau transparan, dan keterbukaan akses informasi data pemilih per-TPS (tempat pemungutan suara). KPU Jabar tidak berkewenangan merubah DPT, karena DPT sepenuhnya merupakan kewenangan PPS,” tegasnya.

Menyoal pemilih tambahan yang tidak terakomodir dalam DPT sebanyak 2.353 orang, masing-masing di Kab. Bogor ada 107 orang, Kab. Sukabumi 28 orang, Kab. Cianjur 200 orang, Kab. Bandung 195 orang, Kab. Kuningan 55 orang, Kab. Cirebon 663 orang, Kab. Bandung Barat 931, Kota Bogor 145 orang, Kota Cirebon 4 orang dan Kota Banjar 25 orang, baik tim  kampanye maupun Panwaslu sepakat dan menyatakan tidak keberatan untuk didaftar sebagai pemilih dalam lampiran khusus DPT  di KPU kab/kota.     

“Yang didaftar dalam lampiran sebagai pemilih tambahan, nanti diundang secara resmi dan tertulis oleh PPS untuk menggunakan hak pilihnya. Kedudukan hukumnya pun sama antara pemilih dalam DPT dengan pemilih yang tercantum dalam lampiran, sama-sama sebagai pemilih,” timpal Teten Setiawan seraya menegaskan bahwa DPT yang sudah disahkan dan ditetapkan, berdasarkan peraturan KPU, dapat diperbaiki dengan diadakan perubahan satu kali.

Sedangkan DPT yang ditetapkan kemarin oleh KPU Jabar, kata Yayat Hidayat, merupakan rekapitulasi hasil rapat pleno penetapan DPT di KPU kab/kota dan perubahannya, yang juga sangat diperlukan untuk dasar penyediaan surat suara, “Pencetakannya 100 persen dari jumlah pemilih yang betul-betul riil sesuai DPT yang ditetapkan, ditambah 2,5 persen”. (MC/KPUJBR)
 

Sumber : Media Center KPU Jabar | File : | Dibaca : 13728 x


Berita Lainnya

PENETAPAN PASANGAN CALON BUPATI & WAKIL BUPATI CIANJUR TERPILIH TAHUN 2015
22 Januari 2016

Jum'at tanggal 22 Januari 2016, bertempat di Kantor Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur (Jl. Ir. H. Djuanda No. 28B) telah melaksanakan Rapat Pleno untuk menetapkan Pasangan Calon Terpilih

KPU INDRAMAYU MENETAPKAN ANNA-SUPENDI SEBAGAI BUPATI DAN WABUP TERPILIH
22 Januari 2016

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Indramayu menetapkan Anna Sophanah-Supendi sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu terpilih periode 2016-2020.

PENETAPAN CALON TERPILIH PASKA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI KABUPATEN TASIKMALAYA PADA PILKADA TAHUN 2015
20 Januari 2016

Pada hari Selasa  tanggal 19 Januari 2016 KPU Kabupaten Tasikmalaya mengadakan  rapat pleno  Pemetepan Calon Terpilih yang mana KPU Kabupaten Tasikmalaya menjalankan Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2015 pasal 51

KUNJUNGAN DPRD MAJALENGKA
18 Januari 2016

Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat menerima kunjungan DPRD Kabupaten Majalengka, tepatnya Ketua dan anggota Pansus Raperda (rancangan peraturan daerah) dana pembentukan dana cadangan Pilkada beserta sekretariat.  Rombongan diterima oleh Anggota

 1 2 3 >  Last ›


 

Kontak


KOMISI PEMILIHAN UMUM
PROPINSI JAWA BARAT

Jl. Garut No.11 Bandung
Tlp / Fax : 022 7278809-12 fax
022 7215894

Copyright © KPU Provinsi Jabar 2012